Pemula Merapat! Ini Dia 10 Tips Mendapatkan Foto yang Keren

10 Tips Mendapatkan Foto yang Keren

10 Tips Mendapatkan Foto yang Keren – Menjadi fotografer professional bukanlah hal yang mudah, perlu latihan dan jam terbang yang tinggi agar kualitas foto yang dihasilkan semakin bagus. Namun perlu diketahui, bahwa seorang fotografer professional juga pernah menjadi pemula. Sehingga dia mungkin dahulu juga melakukan ini untuk mendapatkan foto yang keren. Yuk simak 10 Tips Mendapatkan Foto yang Keren ala pemula.

1. Format Memori Terlebih Dahulu

Memastikan foto yang akan kita ambil dapat tersimpan dengan baik, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memformat kartu memori anda. Namun, pastikan file atau foto yang ada di dalam kartu memori sudah di backup di komputer. Hal ini diperlukan untuk menghindari jika terjadi invalid file (mungkin) pada foto yang kita ambil nanti kemudian mempengaruhi file lain yang ada di dalam kartu memori. Selain itu membiasakan format kartu memori memungkin foto yang telah kita ambil dapat tersimpan dengan baik.

2. Gunakan Mode Manual

Membiasakan menggunakan mode manual membuat kita lebih leluasa mengatur komposisi settingan. Seperti mengatur shutters-peed, pengaturan ISO dan Aperture. Menyesuaikan kondisi cahaya yang ada pada objek. Saat kita terbiasa menggunakan mode ini lama-kelamaan kita akan mahir dalam mengatur dan setting kamera.

Mungkin hasil yang akan didapat pertama kali agak sedikit kurang memuaskan, namun lama-lama kita akan terbiasa dan mampu beradaptasi pada kondisi objek yang akan kita foto.

3. Mengatur Titik Auto Fokus

Fokus pada sistem kamera Anda terbuat dari satu set point auto-focus yaitu di pusatview-finder. Jenis kamera DSLR menengah fitur 9-titik fokus otomatis, sedangkan keragaman kaya dan model lain memiliki titik auto-focus hingga 61 poin. Dengan mengatur sistem fokus otomatis, pengaturannya akan secara otomatis dan semua titik fokus akan aktif. Untuk memeriksanya, tekan tombol Grid dan semua titik fokus akan menjadi cahaya. Kamera akan menjalankan fungsinya sesuai dengan pengaturan yang Anda buat, dan ini tidak hanya terjadi pada subjek. Jadi, kontrol dan pilih secara manual titik fokus otomatis dengan fungsi tombol gulir pada Main Dial. Beberapa kamera DSLR memungkinkan Anda memilih satu set titik fokus-otomatis, yang bermanfaat untuk mengarahkan subjek yang bergerak.

Baca Juga  Wisata Milenial Di Singapura Murah Meriah

4. Mengatur Kualitas Foto dengan Format RAW

Kamera DSLR umumnya dapat merekam gambar dalam dua format kualitas gambar: JPEG dan Raw format JPEG diproses oleh kamera dan file lebih kecil karena gambar pada format ini telah diproses sebelum disimpan dalam kartu memori. Ukuran format baku lebih besar, sehingga Anda tidak dapat mengubahnya secara berlebihan ketika ingin memasukkannya ke dalam kartu memori. Foto dalam format Raw juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk disimpan, sehingga Anda tidak dapat memotret banyak gambar dalam waktu cepat. Jika Anda mengambil gambar dengan subjek yang bergerak cepat, kami sarankan Anda format JPEG. Meskipun format Raw menawarkan kualitas super untuk foto Anda, karena memiliki lebih banyak detail, tetapi format ini harus diproses terlebih dahulu dalam perangkat lunak Raw.

5. Mengatur Kecerahan Layar

Hal ini saya lakukan biasanya ketika memotret pada siang hari, saat ingin melihat hasil yang barusaja kita foto layar screen pada kamera kurang terang. Sehingga saat kita ingin melihat hasil yang barusaja kita foto terlihat kurang maksimal. Atau jika ingin sekedar ingin mengoreksi gambar sebaiknya setting kecerahan agar hasil gambar terlihat jelas. Jika kalian ingin men-setting ada menu bagian setup, namun usahakan jangan terlalu terang karena tentu saja battery akan cepat habis.

6. Mainkan Fokus Auto Kamera

Ketika mulai memotret, pada saat mulai memotret dan mengarahkan lensa pada objek tekanlah tombol shutter setengah bagian. Artinya jangan langsung menekan secara konstan, namun tekan perlahan setengah bagian hingga auto fokus bekerja, kemudian baru konfirmasi penekan secara penuh apabila fokus sudah dalam area yang kita inginkan. Dalam hal ini biasanya motor pada kamera akan sedikit berbunyi, bergerah mengatur komposisi objek menjadi lebih fokus. Jika kalian berhasil hasil yang Anda dapat dipastikan akan lebih tajam dan jelas.

Baca Juga  Hasilkan Foto Keren dengan iPhone Fotografi

7. Memahami Shutter Speed, ISO dan Aperture

Ini adalah tiga elemen penting dalam fotografi. Shutter speed, Aperture dan ISO sangat penting untuk dipahami jika Anda menginginkan hasil potret yang bagus. Para fotografer sering menyebut ini sebagai elemen ketiga dari “Segitiga Eksposur” serta memahami pengaturan elemen ketiga dari interaksi ini satu sama lain, membawa Anda pada landasan mendasar dalam fotografi.

Shutter Speed ​​- Mengontrol seberapa besar Shutter di Aperture kamera Anda. Jika Anda mengatur kecepatan rana lebih lambat, Anda bisa mendapatkan lebih banyak cahaya di kamera, memungkinkan Anda mengambil gambar dalam Fotografi Cahaya Rendah, tetapi waspada terhadap guncangan pada kamera. Pencahayaan yang lebih tua meningkatkan risiko foto buram karena gerakan tangan Anda.

Aperture-controlled area sekitarnya untuk mencari tahu cahaya mana yang bisa masuk di kamera Anda. Jika Anda mengatur bukaan Aperture terlalu besar (biasanya ditunjukkan oleh fokus yang lebih kecil), Anda akan mendapatkan lebih banyak cahaya untuk masuk ke dalam kamera, tetapi hasilnya Anda akan mendapatkan kedalaman bidang yang sempit, yang artinya sebagian besar foto Anda tidak akan fokus.

Baca Juga: Hasilkan Foto Keren dengan iPhone Fotografi

Pengaturan ISO dalam kamera adalah rekan terbaik Anda. Sensitivitas cahaya ISO membantu memperbaiki sensor gambar di kamera Anda. Jika Anda mengatur nilai ISO dalam jumlah tinggi, pada dasarnya Anda bisa mendapatkan lebih banyak cahaya tanpa menyesuaikan kecepatan Shutter atau Aperture Anda. Pengaturan ISO adalah yang paling penting dan sangat berpengaruh. Anda bisa menggunakannya sesering mungkin, dalam kegiatan memotret Anda untuk mengambil foto yang indah dan memotret lebih jernih dalam kondisi pencahayaan kurang.

8. Memotret di Luar Ruangan

kadang-kadang saat melihat hasil yang kita foto terlihat cahaya yang ada kurang maksimal. Untuk itu Anda perlu mencoba memotret di Luar Ruangan. Keluarlah dari Rumah Anda, pergi ke lapangan, taman atau pantai. Di mana pencahayaan di tempat yang lebih baik. Belajar memotret hanya ketika Anda berada di luar. Saat Anda berjalan-jalan, duduk di bangku taman, dan lainnya. Setelah memotret semua gambar Anda, Anda dapat mengeditnya dengan mudah. Lihat rekamlah dan pengaturan pencahayaan untuk setiap foto yang Anda potret. Sering kali waktu berlalu, Anda akan memahami pengaturan apa yang Anda gunakan untuk mendapatkan foto terbaik dalam kondisi pengambilan gambar yang berbeda. Hal baik lainnya yang Anda dapatkan ketika memotret di luar, yaitu Anda dapat melibatkan orang-orang di foto Anda. Orang lain akan membuat Anda jauh lebih menarik. Memotret objek di rumah Anda membuat fotografi Anda terkesan tidak kreatif dan menarik.

Baca Juga  Tips Membeli Kamera SLR/DSLR Terbaru bagi Pemula

Baca Juga: Mengulas Fitur Utama Kamera Nikon D3100

9. Biasakan Memahami Kondisi Kamera Anda

Memahami sepenuhnya bagaimana kamera Anda bekerja adalah langkah utama untuk mengambil foto terbaik. Saat Anda membeli kamera baru, jangan hanya menyimpan kamera! Raih dan tahan, dan rasakan manfaat dari perangkat yang Anda miliki. Yang terpenting, Anda harus mempelajari pengaturan manual pada kamera, membacanya dan mencoba menggunakan setiap fungsi kamera. Kamera DSLR memiliki begitu banyak pengaturan manual, tetapi jaminan setelah Anda memahami manual, Anda akan mendapatkan pelajaran berharga tentang apa yang bisa dan tidak dapat Anda lakukan kamera.

10. Cobalah Menganti Lensa

Memotret Landscape, Potret, Human Interast mempunyai cara kerja yang berbeda-beda untuk setiap lensa. Agar hasil yang di dapat anda harus mencoba mengganti lensa. Seperti ketika Anda ingin memotret pemandangan gunung, laut atau objek yang anda inginkan terlihat luar maka anda perlu mengganti lensa dengan jangkauan luas. Atau jika anda ingin memotret dengan kesan street fotografi Anda sebaiknya menggunakan lensa Fix agar hasil yang di dapatkan semakin keren.

 

Artikel Rating:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *